14 Muara Sungai Dangkal, Pemkab Indramayu Bantu Kapal Keruk Senilai Rp15 Miliar

Pamkab Indramayu memberikan bantuan kapal keruk senilai Rp 15 miliar.-dokumen -Radar Cirebon

INDRAMAYU- Wilayah Kabupaten Indramayu dengan panjang pantai 147 kilometer memiliki potensi perikanan yang sangat luar biasa. Dan, masalah yang sering dikeluhkan para nelayang sala satunya soal pendangkalan di 14 muara sungai di Kabupaten Indramayu yang menjadi akses keluar masuk nelayan.

Maka dari itu, sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap nelayan, Bupati Indramayu Hj Nina Agustina SH MH CRA menyerahkan bantuan kapal keruk Bermartabat di Pantai Karangsong, kemarin. Sektor kelautan Kabupaten Indramayu masih bisa untuk terus dikembangkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Bupati Indramayu Hj Nina Agustina SH MH CRA mengatakan, saat ini di Indramayu ada 41.654 orang yang berprofesi sebagai nelayan merupakan kekuatan dan potensi untuk mengembangkan sumber daya perikanan dan kelautan di Kabupaten Indramayu.

BACA JUGA:Apdesi Kuningan Ingatkan Kades Jangan Ikut Kampanye

“Dengan bantuan kapal keruk Bermartabat inilah diharapkan mampu membantu pera nelayan terutama menjadi solusi normalisasi daerah aliran sungai (DAS) di 14 titik muara sungai yang menjadi akses keluar masuknya aktivitas nelayan, sehingga nelayan lebih mudah,” ujarnya.

Selain itu, sebagai bentuk perlindungan kepada nelayan khususnya nelayan kecil, lanjut Bupati Nina, Pemkab Indramayu telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2019 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 28 tahun 2023 tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan dan pembudidaya ikan di Kabupaten Indramayu. 

Dijelaskan, Pemkab Indramayu telah memberikan proteksi asuransi ketenagakerjaan kepada 4.936 nelayan dengan nilai Rp1.135.280.000. Kami juga menyerahkan berbagai bantuan kepada para nelayan Indramayu.

BACA JUGA:Arif Kurniawan Pj Sekda Kota Cirebon

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi mengatakan, pengadaan kapal keruk Bermartabat merupakan peringkat pertama dari 10 proyek strategis yang ada di Kabupaten Indramayu. 

Dikatakan Edi, hadirnya kapal keruk tersebut merupakan prioritas bupati Indramayu untuk memperlancar proses pendaratan ikan yang ada di TPI.  “Mewakili para nelayan kami sampaikan terima kasih banyak kepada bupati Indramayu yang sangat peduli kepada para nelayan Indramayu,” katanya. 

Diketahui, kapal keruk Bermartabat senilai Rp15 miliar tersebut telah selesai dibuat oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu dan dipergunakan untuk pengerukan muara.  Nantinya, kapal keruk tersebut dapat digunakan untuk normalisasi 14 muara sungai di Kabupaten Indramayu yang menjadi jalan keluar masuk kapal dan perahu nelayan mengalami pendangkalan. (**)

Tag
Share