Gaya Hidup Minimalis
Ilustrasi--
Bila kita sebagai seorang pemula dan masih bingung untuk mulai dari mana. Namun ingin menerapkan gaya hidup minimalis dapat mengikuti langkah berikut, yaitu: Pertama, tentukan tujuan serta bulatkan niat dan tekad untuk berubah, mencoba bertanya pada diri sendiri mengenai keresahan utama kita dan apa yang ingin kita ubah dalam hidup untuk menjadi lebih baik.
BACA JUGA:Cristiano Ronaldo: Ballon d'Or dan The Best Awards Kehilangan Kredibilitas
Kedua, menjadi diri sendiri dan tidak mengejar validasi, belajar mengenali diri sendiri dengan lebih baik. Hidup minimalis tiap individu bisa berbeda-beda tergantung pada sesuai situasi dan kondisi masing-masing. Jadilah diri sendiri, bukan sekadar ikut-ikutan orang lain.
Ketiga, belajar sadar dan menahan diri. Sejatinya hidup minimalis adalah membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Belajar dengan penuh kesadaran dan belajar untuk menahan diri untuk hidup sesuai kebutuhan.
Keempat, decluttering, yaitu memilah dan memilih segala hal dalam hidup kita mana yang penting dan mana yang tidak. Decluttering ini bukan hanya untuk barang dan bersifat materi saja, tapi juga untuk berbagai kegiatan, pemikiran, informasi, pertemanan, dan lain-lain.
Kelima, merapikan dan mengatur segala sesuatu yang ada di sekitar kita secara rutin, seperti merapikan rumah dan mengatur isi lemari pakaian. Hal ini jika dilakukan secara rutin dan membantu kita untuk memastikan tidak adanya penumpukan barang-barang yang tidak dibutuhkan dan berlebihan sehingga kita dapat memanfaatkan barang yang ada di sekitar kita secara maksimal. Keenam, utamakan kualitas daripada kuantitas, untuk pemakaian barang dalam jangka waktu yang lama, maka kita harus membeli produk dengan kualitas yang baik & tidak gampang rusak.
BACA JUGA:Prediksi Chelsea vs Middlesbrough di Semifinal Carabao Cup
Ketujuh, belanja sesuai kebutuhan. Beli barang dan jasa apa saja asal sesuai dengan kebutuhan serta fungsional dengan memastikan hal tersebut tidak akan berakhir sia-sia.
Kedelapan, kurangi ikatan emosi terhadap barang. Sebagian dari kita kadang merasa mempunyai ikatan emosi terhadap barang mungkin karena kenangan yang tersimpan di dalamnya saat kita memilikinya.
Padahal barang tersebut jarang dilihat bahkan tidak pernah digunakan lagi, dibiarkan menumpuk hingga menimbulkan perasaan ‘sayang untuk dibuang’, cobalah untuk mengurangi perasaan tersebut lebih baik dibuang atau disumbangkan saja untuk menghemat dan tidak memenuhi ruang.
Kesembilan, terapkan prinsip mengganti, bukan menambah tapi tetap jangan sampai berlebihan yang menyebabkan penumpukan. Adapun manfaat jika kita menerapkan gaya hidup minimalis adalah terhindar dari sifat boros, tidak terjadi kesenjangan atau ketimpangan sosial.
BACA JUGA:Prabowo Minta Doa dan Dukungan Kepada Masyarakat Majalengka
Terpelihara dari kejahatan yang mengakibatkan seseorang menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Menghasilkan jiwa-jiwa yang produktif karena dapat menghasilkan harta dan cerdas dalam mengelolanya.
Lebih sehat secara finansial. Hemat waktu dan energi. Dapat mengurangi stres. Menambah space atau ruang untuk yang penting. Baik untuk lingkungan. Berkesempatan berbagi kepada sesama.
Hidup sederhana merupakan kata lain dari gaya hidup minimalis. Dalam agama Islam hal ini juga telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam segala aspek kehidupan beliau yang tidak pernah berlebihan dalam apa pun.